Jumat, 18 Februari 2022

Nyamuk si Kambing Hitam

 

Ada seekor nyamuk... happ lalu ditepuk!


'Mama... kenapa sih kita selalu ditapukin terus sama manusia kalo lagi jalan-jalan dan cari makan' celetuk momo, si bungsu nyamuk

'Iya loh ma, padahal kita cuma mau hidup aja, kita gak salah apa-apa ma' sahut quqi, si sulung nyamuk.

'Mmm....' sang mama nyamuk mengerutkan antenanya,.. tampak kebingunan menjelaskan pada anak-anaknya, logika hukum alam yang belum mereka pahami...

'Manusia itu suka salah paham sama kita' jawab mama singkat. 'salah paham gimana ma?' kejar si momo. 

'Jadi di perut kita ini ada yang namanya virus, nama keren si virus adalah dengue virus, atau bahasa indonesianya virus dengue. Nah, si virus ini yang jahat. dia seenaknya numpang hidup di perut kita tanpa permisi' lanjut si mama. 'terus ma?'

'Nah ketika mama lagi ngisep darah manusia buat nutrisi adek-adek kalian di perut mama ini, eh ternyata si virus dengue ini ikut keluar lewat proboscis mama ke tubuh manusia yang mama isep darahnya tadi. Jadi nanti ujung-ujungnya si virus dengue tadi bakalan pindah, dari tubuh mama ke tubunya si manusia yang mama minta darahnya. Nah misal itu udah terjadi, terus besok lusa ada mama temen kamu gigit si orang yang sama tadi, nanti si virus itu juga bakal masuk lagi ke tubuh mama temen kamu '

 

Selasa, 15 Februari 2022

Bintang

 


Flensburg, 10.12.2021

Namaku Bintang

Namaku bintang (nama samaran). Aku selalu mudah tersenyum, tertawa dan menangis. Hal-hal kecil menyentuhku sangat mudahnya, aku besyukur tentang hal itu. Namun, kadang itu cukup menyakitkan jika harus menangis untuk hal-hal yang tak layak untuk ditangisi. Hatiku ‘tidak atau ‘belum’ kuat seperti orang lain pada umumnya.  Aku seperti mudah terjatuh, dan jga mudah untuk bangun lagi, persis seperti anak 5 tahun yang sedang belajar naik sepeda. Aku tidak tahu, apakah hal seperti ini wajar untuk dimiliki seorang berusia 23 tahun (yang tak lama lagi akan beranjak 24).

Namaku bintang (nama samaran). Mungkin beberapa orang terdekatku akan tau nama asliku ketika aku menggunakan nama samaran ‘bintang’. Siapa lagi yang mencintai bintang sebanyak ini selain aku? Haha. Siapa lagi yang selalu menggunakan nama samaran bintang selain aku?. Aku tidak mengerti kenapa, ketika aku sedang … hummm katakanlah ‘bergunjing’ tentang seseorang (tidak boleh ditiru) aku selalu mengganti nama si X dengan sebutan ‘bintang’. Dari sekian banyak nama samaran yang bisa ku pakai, hanya ‘bintang’ yang selalu muncul pertama di benakku. Bintang.. mmm bagaimana pertama kali aku jatuh cinta padanya? Haha. Aku sangat ingat pada waktu itu aku sedang bermain ‘tempuran’ (ini permainan khas anak-anak pada jamannya, aku tak tau apakah anak jaman sekarang akan tau permainan ini atau tidak, mungkin di beberapa daerah memiliki permainan serupa dengan nama yang berbeda. Ini mirip seperti petak umpet, namun selain mencari teman lain yang bersembunyi, si penjaga juga harus menjaga bola agar tidak di tendang.. hahah). Baiklah kembali lagi kepada bintang. Ya pada saat itu malam hari, tepat pada bulan ramadhan, kami bukannya ikut bertadharus malah bermain tempuran. Aku cukup ingat pada waktu itu aku memakai kaos hitam polos, bingung hendak bersembunyi dimana, berlari ke arah sana-sini sudah terpakai oleh anak-anak lainnya untuk bersembunyi. Aku yang kebingungan akhirnya memilih untuk langsung berebah diatas rerumputan di pinggir sungai, berharap hitamnya malam dan hitamnya kaosku dapat menyamarkanku. Dan benar saja, tak ada yang berpikir akan ada seorang anak gadis 6 tahun berani tiduran seorang diri di pinggir sungai (karena memang di daerah sungai itu sepi sekali), tak ada yang menemukanku, mereka pikir aku lari pulang dan berhenti ikut permainan secara sepihak. Sedangkan aku tetap diam rebahan menunggu untuk di temukan. Nah pada saat itu akhirnya pertama kali aku menatap bintang malam, yang kebetulan langit sedang cerah. Dan seketika itu aku jatuh cinta. Jatuh cinta tidak ada obat, sangat cantik, sangat sungguh cantik. Aku jatuh cinta lagi dan lagi setiap malam. Bintang pada malam itu membutakan lupa akan ras takut menjadi seorang diri di gelapnya malam, seperti mereka mengatakan bahwa gelap itu tidak menakutkan, dan menjadi sendiri tidak membuatmu menjadi lemah. Belakangan aku tau, meski bintang telihat bersama-sama dari bumi, sebenarnya mereka saling berdiri sendiri, berjauhana satu-sama lain, tapi mereka mampu membentuk rasi bintang yang teramat indah. Sejak malam itu akhirnya aku seringkali menyempatkan menatap bintang setiap malam, terutama saat malam cerah dan tidak berawan.

Foto ini diambil dua tahun yang lalu, pada 2020. Di puncak Kawah ijen. Tapi, foto ini adalah hasil edita. Foto aslinya memiliki background langit yang biru cerah, dan bukan berbintang. Ini merupakan foto editan bintang ku yang pertama, menggunakan photosop. hehe saking inginnya foto dengan background bintang, tapi belum punya kamera yang memadai. 


Aku selalu bertanya-tanya, apakah aku menatap bintang yang sama dengan orang yang berada di Jakarta atau di Paris, apakah langit mereka berbeda. Apakah aku menatap bintang yang sama pada malam  senin dan malam kamis? Aku akui meskipun aku sangat mencintai bintang, tapi ilmu pengethauan astronomiku sangat rendah. Hahaha. Aku mencintai bintang dari arah yang berbeda, tidak cukup dalam jika di bidang sains, tapi aku tetap mencintai sainsJ.  Setelah kutimang-timang, aku tetap tidak tau. Hari ini aku tidak berada di Paris, tapi aku dekat dengan Paris. Nama kotanya Flensburg, kota kecil di ujung utara Jerman, berbatasan dengan Denmark, kira-kira 10 jam naik kereta ke Paris. Aku tak banyak menatap bintang disini, bukannya tak mau, tapi kebetulan saat ini adalah musim dingin. Aku benar-benar tak tahan untuk berdiam diri di luar ruangan di malam hari. Sesekali jika memang aku ada urusan untuk keluar rumah di malam hari, tentu saja tidak pernah ku lewatkan untuk menatap bintang. Namun demikian, malam hari di musim dingin, seringkali banyak awan dan mendung, bintang jarang sekali terlihat. Tapi aku sudah berhasil memandang bintang sekali-dua kali. Tetap cantik dan menawan. Tapi aku belum berhasil menyimpulkan apakah bintang yg kulihat dari kota kecilku sama dengan bintang yang ku lihat dari sudut kota kecil di Jerman utara ini. Tapi biar bagaimanapun, bintang itu selalu menakjubkan.

Bintang, sekumpulan batu panas di ruang angkasa yang sunguh telihat menawan dari planet bumi, dan lain sebagainya definisi bintang menurut KBBI atau ilmuwan pada umumya. Bagiku bintang adalah temanku, sahabt yang mengingatkan akan kebesaran Tuhan, sahabat yang mendengarkan aku di kala sedih dan bahagia. Bintang adalah saksi tangis-tangisku setiap malam saat aku ceritakan padanya tentang masa-masa bratku. Aku tau bintang tidak selalu terlihat di langit, bahkan ketika malam hari pun bintang tidak selalu terlihat terang dan menyenangkan, tapi aku tau, aku tau bahwa bintang tidak pernah pergi. Dia selalu ada di tempatnya, diam tak kemana-mana. Bintang adalah satu-satunya teman yang ku ceritakan semuanya masalahku tiada batas.

sekian, hihi. 

Where does your food go away?

 


MAKANAN SISA

Beberapa waktu lalu, saya tinggal bertiga dengan bapak dan ibuk di rumah. Meski Cuma hidup bertiga, tapi makanan yg dimasak perharinya bisa cukup untuk porsi 5 orang. Akhirnya, ya sisa makanan sering kali di buang gitu aja. Tapi gak jarang juga makanan sisa kemarin di buang karena bosan dan ingin makan menu baru di hari berikutnya. Aku tau membuang makanan itu jelas gak baik, setelah banyak berpikir akhirnya aku berbincang dengan koki di rumah (a.k.a my beloved mom) untuk mengurangi porsi makanan atau belanjaan per harinya. Belakangan aku tau ibuku sudah mengurangi porsi masaknya per hari agar tidak mubazir, senang banget mengetahui itu. hehe, selain untuk berhemat kantong pribadi, ada banyak yg bisa di selamatkan dari sekedar berhemat makanan.

 

  

Mungkin hari ini kita semua gak/ belum merasakan efek dari perubahan iklim, pelan tapi pasti. Setiap makanan yg dibuang berarti juga membuang semua resources yg dipake buat produksi makanan tsb, termasuk lahan, air, pupuk, dll. Selain rugi dalam hal ekonomi, makanan yg dibuang juga bertanggung jawab atas 8-10% emisi gas rumah kaca [1,2]. Selain dari proses produksi dan distribusi, makanan yg dibuang akan terdekomposisi oleh mikroorganisme menjadi gas metan (gas yg  dapat berperan dalam memperangkap kalor di atmosfer bumi, yg ujung-ujungnya mempercepat perubahan iklim L [2], kerasa kan skg tiba2 ujan tiba2 panas lagi?

Sampah makanan bisa berasal dari proses produksi, distribusi, retailing dan customer (a.k.a KITA). Trus kita bisa apa buat bantu ngurangi sampah makanan?  Banyak kok, misalnya pas lagi makan, makanannya dihabisin, sebisa mungkin nyimpen makanan di kulkas kalo memungkinkan, atau kalo belanja dan masak sesuai porsi yg mampu kita makan, atau memasak kembali sisa makanan menjadi produk lain yg lebih bisa menguggah selera. Atau apapun yg lain asal ga sampe ngebuang makanan:D [1].

Belakangan aku jadi lebih aware dengan sampah makanan, sampai sisa makanan sering kali di modif entah jadi apa yg sekiranya bisa dimakan lagi. sisa sayur di mie goreng yg dimasak tadi pagi, di masak jadi tumis di sorenya. Atau sisa sayur tumis kemarin, dimasak jadi makanan ala yutup ga jelas besok paginya, yg penting kemakan aja si haha.

Oke sekian bacotan panjang kali ini, semoga ada yg ngebaca, dan kalo ngebaca semoga ini bermanfaat untuk memulai tidak membuang makanan J

Oiya selain dari segi ilmiah, tentu membuang makanan tidak baik secara norma agama dan sosial ya :D

 Referensi :

[1] Climate science. 2021. Food Waste : The hiddden cost of the food we throw out. https://www.youtube.com/watch?v=ishA6kry8nc. 

[2] Abeliotis, K. Lasaridi, K.,Costraelli,V & Chroni,C. (2015). The implications of food waste generation on climate change : the case of Greece. Sustainable production and consumption, 3,8, 8-14



 

 


Jumat, 04 Desember 2020

Si Mungil Mematikan di Usus Manusia Eschercia coli

Tulisan ini ku kutip dari tulisanku beberapa tahun silam, tentunya dengan beberapa sentuhan revisi dari segi tulisan dan makna:)
sedikit ilmiah tapi ringan. Semoga menyenangkan


Si Mungil Mematikan di Usus Manusia
 E
schercia coli

 

Senin, 23 februari 2015 kemarin betapa berdukanya seisi pesantren sebab kehilangan satu santriwati hanya karna serangan mahluk super duper kecil yang bernama Eschercia coli. Bakteri ini yang menyebabkan penyakit muntaber atau bernama keren Vibrio Parahaemolyticus Enteris. Mahluk kecil ini termasuk kalangan bakteri yang berindustri di dinding saluran pencernaan manusia, atau lebih khususnya pada usus. Secara logika, kenapa manusia sebesar kita justru kalah dengan mahluk super kecil yang bahkan tidak punya tangan kaki..? ini karna mahluk kecil ini terlalu kecil sehingga mudah menyusup di tubuh kita tanpa kita lihat. Mereka menyusup lewat makanan, minuman serta wadah makan yang kita pakai sehari hari. Makanan yang sudah tercemar oleh bakteri akan membuat tubuh kita tidak fit. Penyakit ini juga dapat disebabkan oleh racun tertentu yang terkandung di dalam beberapa makanan laut. Selain itu penyakit ini dapat disebabkan karena penggunaan obat pencahar yang kuat untuk mengatasi sembelit. Muntaber merupakan salah satu jenis penyakit dimana seseorang menderita muntah-muntah dan buang air besar pada saat bersamaan. Hal ini bisa terjadi berkali kali dalam sehari. Penyakit ini biasanya menyerang anak-anak, karena daya tahan tubuh mereka yang masih lemah. Penyakit ini perlu diwaspadai karena penyakit ini dapat berakibat fatal jika tidak segera diatasi gejala yang paling umum terjadi adalah nyeri perut atau mulas dan dehidrasi. Penderita muntaber harus diberikan minum secara teratur untuk menekan gejala dehidrasi. Minum air putih biasa tidak cukup bagi penderita muntaber. Minuman untuk penderita muntaber harus mempunyai kombinasi yang cocok antara gula, garam dan air (Oralit). Minuman seperti ini bisa didapatkan di toko obat. Beberapa minuman seperti minuman olahraga dan teh tidak memenuhi kandungan gula, garam dan air yang cukup sehingga tidak baik untuk penderita diabetes. Namun jika gejala gejala terus terjadi tanpa adanya kemajuan, lebih baik penderita di bawa ke dokter, karna jika terlambat dapat menyebabkan kematian.

Hal ini dapat terjadi karna penderita bisa jadi kekurangan  cairan tubuh karena pengeluaran cairan yang berlebihan, baik melalui anus maupun mulut.

Pencegahan secara tuntas dari masalah muntaber ini dengan memperbaiki lingkungan sekitar dan air minum. Biasanya muntaber terjadi oleh karena lingkungan yang tidak sehat, kotor, kumuh, lembab dan buruknya kondisi air minum yang dikonsumsi. Sementara lingkungan masih belum sehat, maka penyebarluasan metode pertolongan pertama pada muntaber ini perlu dilaksanakan dengan efektif. Oleh karena itu biasakan hidup sehat dan bersih baik lingkungan atau makanan dan minuman yang kita konsumsi.

 Baiklah cukup sekian untuk kali ini, Terima kasih sudah membaca. Semoga bermanfaat
Semoga hari esok lebih baik:)


Salam


Thousands stories with me part 1

 Jumat, 4 Desember 2020


Mungkin ada sejuta penat dalam otakku, urat sarafku sedang bekerja semaksimal mungkin untuk memahami rentetan huruf yang merangkai istilah-istlah dalam bahasa asing itu, bahasa inggris. Bukannya aku tak cukup tau makna dari istilah bahasa asing itu, namun lebih dari sekedar tau akupun juga harus memahami, makna dan penerapannya. Tidak banyak waktu tersisa, hanya hitungan jari aku mungkin akan segera mendapati tes TOEFL. Mungkin? Kenapa mungkin? Apakah ini belum pasti? Ya benar. Belum pasti.  Jika lebih baik mengambil jadwal tes di bulan selanjutnya, mungkin akan lebih baik sebab aku bisa siapkan lebih matang agar tak lagi buang-buang duit. Sebab itu pagi, siang, sore dan malampun kuhatamkan kitab longman ku itu, kubawa tidur kebawa kemari, sampai rasanya otakku suntuk, mencoba memahami bagian-bagian yang rumit. Seperti ada benang kusut yang tak mau diluruskan di otakku. Sehari ini aku hanya berhasil belajar 2 bab, tapi itupun juga tak cukup lekat. Sedikit-sedikit harus membolak-balik halaman demi melihat lagi pola kalimat. Belum lagi masalah ini selesai, tugas lain datang menyambar. Sebenarnya aku senang bahwa aku punya banyak pekerjaan untuk kulakukan, tak banyak waktu yang tebuang sia-sia. Tapi dalam jiwaku masih ada intesintas kemalasan yang tinggi hahaha. Aku tau ini tak benar, yang perlu kulakukan adalah menata lagi niat dan langkah. Aku sempat menyusuri profil teman-teman jermanku yang dari FUAS, disana seorang teman menuliskan, “From now start everything with a question “Does it support me to the life I want to create?”. It could be a new mantra”. Jadi, mulai hari ini set up dulu aku ingin kehidupan yang bagaimana, yang seperti apa, then i can decice wether it could support me or not.

Tadi pagi juga kucoba membuka profil akun kakak angkatan yang juga kini menjadi guruku, aku suka tulisannya. Aku suka cara beliau menorehkan isi di kepala dalam untaian kata-kata, sebab karyanya tak pernah gagal membuatku jatuh cinta. Tapi nihil, rupanya di akun instragramnya karya-karya lamanya yang menyentuh jiwa sudah tak lagi ada, kemana? aku tak tau. Tapi aku tak kehabisan akal, rupanya beliau pindah semua seisinya ke blog milikinya. ternyata dugaanku salah, bukannya beliau pindah platform. Rupanya dari blog itulah semuanya berawal. Beliau menuliskan apapun yang ada di kepala, tapi kulihat dari isi tulisannya tidak lepas dari reseacrh. kalian tau researach? itu mengkaji. Jadi untuk menulis suatu tulisan juga perlu mengkaji, entah wawancara atau dengan membaca tulisan-tulisan orang. Dari blog beliaulah akihrnya aku bertekad untuk melanjutkan blog ini, aku belum tau bagaimana caranya membuat tulisan ini dibaca oleh pemabaca lainnya, tapi tak apa dulu. aku akan tetap menulis sebab dengan menulis otakku rasanya melumer lagi. hehe, bukankah sudah ku tulis diatas aku sedang pusing memikirkan tes TOEFL yang kemungkinan besar akan kudapatkan dalam dua minggu mendatang sedangkan persipakanku belum bisa dibilang matang. hemmm, but it's okay. masih ada waktu untuk mempersiapkan, jangan kendor, jangan patah semangat. Tidak mengapa jika malam-malam kuhabiskan dengan bertekur asik dengan buku-buku dan jurnal, kajian dan bacaan, tidak mengapa jika aku harus kurang tidur dan main. Aku tak ingin jadi yang terbaik, tapi aku ingin lakukan yang terbaik.
Aku bukan ahli fisika, tapi ada satu hukum fisika yang ku hapal benar makna dan matranya yaitu hukum Newton 1 atau hukum kelembaman atau hukum kemalasan.

"Jika resultan gaya pada suatu benda sama dengan nol, maka benda yang diam akan tetap diam dan benda yang bergerak akan tetap bergerak dengan kecepatan yang konstan selama tidak ada gaya eskternal yang mengenainya" 

teks diatas merupakan versi ilmiahnya. Ada satu hal yang kupelajari dari hukum alam itu, kau tau apa? benda yang diam akan relatif tetap diam, jadi kalau aku bermalas-malasan akan tetap terus malas
sedangkan benda yang bergerak relatif terus bergerak, demikianlah jika aku terus berusaha maka akan relatif malas untuk berhenti berusaha
"saat aku telah mulai berlari untuk mengejar mimpiku, maka berhenti berlari akan lebih sulit untuk kulakukan dari pada meraih mimpi itu sendiri" setidaknya ini yang ku ingat dalam hatiku.
aku tak punya opsi untuk menyerah atau tidak berusaha, sebab itu akan menganggu, merusak psikologiku sendiri. Maka disaat tersulitpun aku tak punya opsi untuk mundur, jika suatu waktu memang terasa sulit untuk bergerak maju, maka tak apa jika sekedar duduk dibawah pohon meneguk segelas air untuk rehat sejenak. Tapi tidak berhenti ditengah dan melepas mimpi itu. 

Baiklah kembali lagi ke topik pembahsan hari ini, yaitu "TOEFL Tes". Masih ada banyak yang perlu kupahami, latian beribu-ribu soal pun jika hari kulakui, maka tak ada opsi untuk undur diri. Well, I am not going to explain more about what TOEFL is, bcs this part is just kinda my diary life, hahaha. but somehow if I get a better understanding I probably would like to write some more tips and trick or maybe some of course material I studied so. 
Baiklah, terima kasih jika telah membaca sampai akhir. 
Semoga hari esok lebih baik

Wasalamualaikum




Juni dan Rasa Lelah

  Rabu, 4 Juni 2025. Hai, ada kalanya aku lelah menjadi guru di sekolah. Aku lelah mengajar di kelas. Aku tidak bersemangat untuk bangun pag...